120 Anggota DPRD Jatim 2019-2024 Dilantik Akhir Agustus 2019

DPRD Jatim, Bhirawa
Anggota DPRD Jawa Timur yang baru rencananya akan dilantik pada 31 Agustus 2019. Hal ini sesuai dengan masa akhir jabatan Anggota Dewan Periode 2014-2019 yang selesai di waktu tersebut.
“Rencananya, pelantikan dilakukan di 31 Agustus 2019. Sebab, kami dulu menandatangani berita acara masa tugas ya pada 31 Agustus,” kata Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Kusnadi ketika dikonfirmasi di Surabaya, Rabu (10/7) kemarin.
Anggota Dewan terpilih nanti rencananya dilantik langsung oleh Menteri dalam Negeri. Meski demikian, pihaknya belum bisa memastikan apakah Mendagri akan melantik sendiri atau tidak.
“Kami belum dapat memastikan, apakah Mendagri nanti akan melantik sendiri atau melimpahkannya ke pejabat lain. Misalnya, kepada Gubernur,” katanya.
Meski masih menyisakan waktu lebih dari sebulan, saat ini pihaknya telah memulai memetakan Komposisi Alat Kelangkapan Dewan (AKD). Mulai dari Badan Kehormatan, Badan Legislasi, Badan Anggaran, Badan Musyawarah, Komisi hingga pimpinan Fraksi.
“Komposisi itu tidak harus dibahas di hari yang sama. Bahkan, komposisinya mulai dibicarakan di internal fraksi mulai saat ini,” kata Kusnadi.
Kusnadi yang berasal dari Fraksi PDI Perjuangan ini menjelaskan bahwa jumlah Anggota DPRD yang dilantik bertambah, dari yang sebelumnya 100 orang menjadi 120 anggota. Namun, jumlah Fraksi kemungkinan tetap sama dengan periode sebelumnya, yakni sembilan Fraksi.
Aturan dalam membentuk Fraksi telah diatur Peraturan Pemerintah (PP) 12 Tahun 2018 Tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, Kabupaten, dan Kota Pasal 120 Ayat 3. Di dalam aturan ini menjelaskan bahwa setiap fraksi beranggotakan paling sedikit sama dengan jumlah komisi di DPRD.
Sementara untuk komisi di DPRD Jatim berjumlah lima komisi. “Untuk partai yang jumlah anggotanya kurang dari lima kursi, akan bergabung untuk bisa membuat Fraksi,” kata Kusnadi.
Karena jumlah Anggota Dewan bertambah, anggota AKD dipastikan juga bertambah. Misalnya, Anggota Komisi akan bertambah dari yang sebelumnya 19 anggota menjad 23 anggota.
“Kemudian, Bamus dari yang awalnya 39 anggota menjadi lebih banyak lagi, misalnya 49 Anggota. Begitu juga untuk AKD yang lain,” katanya.
Saat ini, Anggota DPRD Jatim terpilih belum resmi ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum. Sebab, saat ini proses pemilu masih dalam tahap penyelesaian gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK).
Proses penyelesaian hingga putusan di MK dijadwalakn selesai satu bulan. Rencananya, MK akan melakukan pengucapan putusan pada 6 Agustus sampai 9 Agustus 2019. Selanjutnya, KPU akan membagi kursi Anggota Dewan berdasar suara masing-masing partai hingga akhirnya ditetapkan. [geh]

Tags: